Sejarah GPIB Nazareth JKT

Permulaan
1964
Rawamangun mulai berkembang karena pembangunan Jalan Jakarta By Pass sudah selesai. Oleh sebab itu, mulai terjadi pengavelingan tanah di beberapa daerah Rawamangun yang mengundang para pendatang termasuk Anak-anak Tuhan untuk bersekutu, bersyukur dan beribadah bersama dengan nama “Perkumpulan Elim” sekaligus membentuk wadah bernama “Nazareth”. Pada awalnya wadah “Nazareth” ini berkumpul dan beribadah di Paviliun milik Keluarga Jemaat yang kemudian bergabung dan menjadi bagian dari GPIB Jemaat “Eben Haezer” Jakarta sebagai Bagian Jemaat di bulan April 1966.
1969
Melalui Surat Keputusan Majelis Sinode tanggal 15 Mei 1969, Bagian Jemaat “Nazareth” Rawamangun dari GPIB Jemaat “Eben Haezer” Jakarta sudah didewasakan/otonomisasi di DCI Djakarta sebagai Jemaat GPIB ke-47.
1971
GPIB Jemaat Nazareth membeli Gedung Gereja di Jl. Tjutjut (sekarang dikenal sebagai Jalan Sunan Drajat) No.27 milik Gembala Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS)
Akhir dekade 80-an
Jumlah Warga Jemaat mencapai puncaknya yakni lebih dari 600 KK, terdiri dari 12 Sektor Pelayanan, yang membentang dari Utara ke Selatan dan dari Timur ke Barat.
Kembali pada dekade 80-an
GPIB Jemaat Nazareth melakukan pembelian tanah sebesar 2255M2 di dekat Jalan Waru. GPIB Jemaat Nazareth tidak pernah berhasil membangun Gedung Gereja di Tanah Waru tersebut karena berbagai hal, antara lain masalah akses jalan masuk dan sulitnya masalah perizinan.
Mendekati akhir dekade 80-an
GPIB Jemaat Nazareth membeli tanah dan bangunan di sebelah Gedung Gereja. Diatas lahan inilah Gedung Gereja Nazareth Jl. Sunan Drajat No.27-29 sekarang berdiri, dan di Jl. Cakalang kaveling No.51 berdiri Pastori Nazareth.
Pembangunan Gedung Gereja dan Pastori
Event-event penting dalam Pembangunan Gedung Gereja dan Pastori Nazareth adalah sebagai berikut:
14 September 1992 diterbitkan Surat Persetujuan Pembangunan/Rehabilitasi Pengembangan Gereja GPIB Nazareth oleh Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta
15 Mei 1994 Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja
26 Mei 1993 diterbitkan UMB oleh Kepala Dinas Pengawasan Pembangunan Kota DKI Jakarta
2 Agustus 1993 Panitia Pembangunan dan Dana menandatangani Perjanjian Pemborongan dengan PT Duta Comfact sebagai pemenang tender senilai Rp795.000.000 dengan jangka waktu pelaksanaan 210 hari kerja
Penyerahan Pertama tanggal 14 Mei 1994 dari Pemborong kepada Pimpinan Proyek.
Penyerahan Kedua dilakukan tanggal 12 Agustus 1994 setelah Pemborong berhasil melalui masa perawatan selama 90 hari kalender sejak Penyerahan Pertama.
Gedung Gereja GPIB Jemaat Nazareth diresmikan oleh Direktur Jenderal Binmas Kristen Protestan Departemen Agama RI, Drs Jan Kawatu, dan Ditahbiskan dalam Ibadah Minggu VII Sesudah Paskah pada tanggal 15 Mei 1994 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun GPIB Jemaat Nazareth XXV Oleh Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt. O. E. Ch. Wuwungan D.Th.
Milenium Ketiga
Memasuki Milenium Ketiga, sejalan dengan perkembangan daerah penyangga Jakarta yang berkembang pesat, GPIB Nazareth secara perlahan mengalami penurunan jumlah Warga Jemaat karena banyak yang pindah ke daerah baru tersebut. Meskipun demikian, dimanapun mereka berada, satu hal yang tidak bisa hilang adalah adanya “DNA Nazareth” yang sering disebut sebagai “We Are Nazareth Family” karena kehidupan persekutuan dan persahabatan atau bahkan persaudaraan di Nazareth adalah sangat berkesan dan selalu terbawa dimanapun para ex Warga Jemaat tersebut melayani Tuhan.
Nazareth laksana sebongkah Intan. Intan tanpa diasah tidak akan menjadi berlian. Pengasahan menimbulkan rasa sakit, ngilu, nikmat, tawa, dan airmata. Di setiap sisi Intan yang dikikir, selalu menampilkan nama, fakta, peristiwa, prestasi dan juga kesalahan. Namun, masing-masing sisi tidak kalah mesra, akrab, panas. dan membara. Alangkah romantis dan indahnya persaudaraan ini

Drivers who spend many hours commuting may want to research professional window tinting nearby. Solar Tints Services near me provides a useful starting point for finding local providers. Comparing different tint materials, installation quality, appearance, and visibility can help vehicle owners understand the available choices before deciding which service matches their needs.
Small clothing repairs can often help extend the useful life of garments instead of replacing them. I liked the practical focus of this information. Anyone looking for a Clothing Repair Service can also consider Shoe Repair Norwich for additional repair services in the local area.
Stansted Airport journeys require attention to timing, especially when traveling for an early flight. Having transportation arranged in advance can make planning simpler. Readers considering a Balham to Stansted taxi or Wimbledon to Stansted taxi can review their departure schedule, luggage requirements, and preferred pickup arrangements before traveling.
Mobile phones are among the products people frequently search for online, so having organized listings can make comparisons easier. I found the article useful for understanding this type of marketplace. Anyone looking for mobile phones for sale Pakistan can browse listings and compare available options according to their preferred features and requirements.
Montreal residents preparing for a move can benefit from understanding their options before arranging transportation and moving assistance. This article gives useful guidance for approaching the process carefully. Anyone comparing moving companies montreal can consider factors such as scheduling, communication, service requirements, and the size of the move before making arrangements.